A friend

 Kehilangan teman tuh menyakitkan ya,

Hal hal yang sudah menjadi kebiasaan tiba tiba mendadak berubah

Mendadak isi pikiran tidak bisa dikeluarkan

Mendadak cerita cerita tidak bisa disampaikan

Mendadak kehilangan seseorang


dia orang yang disaat itu menyalakan kembali cahaya yang mulai redup

Disaat beberapa orang meremehkan

Disaat beberapa orang tidak peduli


Kini pikiran pikiran mulai berisik

Bertanya tanya, saling berdebat tentang ego dan rasa

Marah karna pergi tanpa alasan,

Atau Sedih karna sudah menduga alasannya

Dan kecewa karna kenapa hanya aku yang peduli tentang ini?


Apakah pertemanan ini terlalu klise?

Atau selama ini aku yang berteman sendiri?


Aku hanya tidak menduga, hari dimana kita tertawa bersama, ternyata hari dimana kita tidak bisa lagi saling menyapa.


Tetapi, terimakasih pernah selalu ada.

Comments